Pernah nggak sih kamu merasa waktu berjalan begitu cepat? Pagi-pagi sudah berangkat kerja, sore terjebak macet, malam sudah capek duluan. Tapi di tengah rutinitas yang padat itu, bukan berarti persiapan IELTS jadi mustahil.
Dengan pendekatan yang tepat, kamu tetap bisa belajar secara perlahan tapi konsisten. Yuk simak beberapa cara sederhana tapi efektif yang bisa kamu lakukan di sela-sela kesibukan harian untuk menambah kesiapan kamu menghadapi tes IELTS.
1. Sisipkan Bahasa Inggris dalam Kegiatan Sehari-hari
Belajar bahasa Inggris untuk IELTS tidak selalu harus melibatkan waktu yang panjang atau metode yang rumit. Salah satu cara paling efektif adalah dengan mengintegrasikan bahasa Inggris ke dalam rutinitas harianmu. Hal ini mungkin terdengar sederhana, tapi bisa memberikan dampak besar.
Kamu bisa mulai dengan langkah kecil seperti mengubah pengaturan bahasa di ponsel, laptop, atau aplikasi yang sering kamu gunakan ke bahasa Inggris. Ini mungkin terlihat sepele, tetapi setiap kali kamu menggunakan aplikasi, membaca notifikasi, atau menulis pesan, kamu secara otomatis belajar kosa kata baru dan terbiasa dengan struktur kalimat yang sering digunakan.
Kamu juga bisa mengikuti akun-akun edukasi yang menggunakan bahasa Inggris, atau akun-akun sosial media lainnya yang sering menulis dalam bahasa tersebut, seperti penulis, motivator, komedian atau selebritas. Ini akan meningkatkan exposure kamu terhadap bahasa Inggris tanpa harus merasa seperti sedang "belajar" secara formal.
2. Latihan Menulis Cepat 10 Menit Setiap Hari
Bagian writing dalam IELTS sering kali dianggap paling menantang—terutama bagi kita yang sehari-hari jarang menulis dalam bahasa Inggris. Tapi jangan khawatir, kamu tidak perlu langsung menulis esai akademik yang panjang dan kompleks. Mulailah dari langkah kecil: tulis cepat selama 10 menit setiap hari.
Kamu bisa memulainya dari topik ringan terlebih dahulu, seperti manfaat olahraga, kota yang ingin kamu kunjungi, rencana kegiatan di akhir pekan, atau rekap kegiatan kamu selama satu minggu terakhir.
Sebagai langkah awal, fokuskan perhatianmu pada menyampaikan ide terlebih dahulu, tanpa terlalu khawatir soal grammar atau struktur kalimat yang sempurna. Tujuan utama di tahap ini adalah membiasakan otak untuk menstrukturkan ide ke dalam kalimat dengan lebih alami tanpa tekanan.
Awalnya mungkin terasa kaku atau lambat, tapi lama-kelamaan kamu akan semakin lancar. Bahkan, kamu bisa mengembangkan tulisan yang sama di hari berikutnya dengan tambahan ide atau perbaikan kalimat. Yang terpenting adalah konsistensi. Sedikit tapi rutin jauh lebih efektif daripada sekali-sekali langsung berat.
3. Mendengar Percakapan Saat Beraktivitas Ringan
Kalau kamu tidak punya banyak waktu untuk belajar secara aktif, coba ganti waktu kosongmu dengan input pasif dalam bahasa Inggeris. Misalnya:
- Dengarkan podcast saat naik kendaraan.
- Putar YouTube video IELTS tips saat bersih-bersih rumah.
- Ganti playlist-mu dengan lagu-lagu berbahasa Inggeris dan perhatikan liriknya.
Tanpa disadari, kamu akan menyerap pengucapan, intonasi, bahkan struktur kalimat. Ini adalah cara santai tapi efektif untuk membiasakan telinga dan memperluas kosa kata.
Untuk hasil yang lebih maksimal, kamu bisa mencoba beberapa tips berikut:
- Pilih podcast atau video pendek berdurasi 5-10 menit.
- Dengarkan dengan fokus dan catat kosa kata atau kalimat yang menarik.
- Ulangi kalimat tersebut dengan suaramu sendiri—ini juga latihan speaking.
- Setelah itu, coba tulis ulang poin-poin penting dengan kata-katamu sendiri.
Beberapa rekomendasi untuk podcast dan video yang bisa kamu coba:
- Podcast : IELTS Energy, The English We Speak (BBC), atau All Ears English.
- YouTube : IELTS Liz, E2 IELTS, Learn English with Emma.
- Spotify Playlist : Study English, English Songs with Lyrics.
4. Latihan Speaking Bareng Teman atau Cukup Rekam Suara Sendiri
Kalau kamu punya teman yang juga sedang belajar IELTS, cobalah luangkan waktu sekitar 10–15 menit seminggu untuk ngobrol dalam bahasa Inggeris. Tidak perlu formal—bisa lewat voice note, video call singkat, atau diskusi ringan saat istirahat kerja. Selain menambah motivasi, belajar bareng juga bantu kamu lebih disiplin dan terbiasa mendengar berbagai aksen atau gaya bicara.
Namun kalau belum ada teman belajar, kamu tetap bisa mulai sendiri. Pilih salah satu topik dari IELTS Speaking Part 2, lalu coba rekam jawabanmu. Setelah itu, dengarkan kembali untuk mengevaluasi pengucapan, kelancaran, dan susunan ide. Kamu bisa membandingkan dengan contoh dari penutur asli atau meminta pendapat teman. Kamu juga bisa gunakan alat bantu seperti ChatGPT untuk berlatih tanya-jawab atau mendapat saran perbaikan.
Latihan ini mungkin terasa canggung di awal, tapi dengan konsistensi, kamu akan makin percaya diri saat berbicara—dan itu akan sangat membantu saat menghadapi ujian sesungguhnya.
5. Belajar dengan Aplikasi yang Menyenangkan
Belajar bahasa Inggris tidak harus membosankan. Dengan menggunakan aplikasi yang tepat, metoda belajar Bahasa Inggeris kamu bisa terasa lebih menyenangkan. Berikut beberapa aplikasi yang bisa membantu proses belajar kamu terasa lebih menyenangkan:
1. Quizlet
Quizlet adalah aplikasi berbasis flashcard. Kamu bisa bikin flashcard sendiri—misalnya kumpulan kosa kata IELTS—atau pakai set flashcard buatan orang lain. Biar belajarnya nggak monoton, kamu bisa memilih mode permainan seperti Match Game buat menguji kecepatan kamu, plus Learn Mode untuk latihan yang lebih mendalam.
2. EWA
Kamu bisa belajar bahasa Inggris sambil baca buku, nonton cuplikan film, atau main kuis. EWA juga menyediakan fitur buat melatih pelafalan menggunakan teknologi AI.
3. Duolinggo
Aplikasi ini lagi banyak digemari karena pendekatan belajarnya yang seperti bermain game. Kamu bisa set target harian, misalnya latihan 10 menit setiap hari, atau mengajak teman latihan bareng. Kamu juga bisa berlatih sesuai kemampuan kamu dengan menyesuaikan level dan skip part yang sudah kamu kuasai
4. ELSA Speak
Aplikasi ini juga cukup efektif untuk kamu yang mau latihan speaking. ELSA bisa membantu mengevaluasi pronounciation kamu dan memberikan saran perbaikan. Kamu bisa berlatih berdasarkan tema atau tingkat kemampuan bahasa Inggris.
Penutup
Tes IELTS memang menantang, apalagi jika kamu sibuk kerja. Tapi bukan berarti kamu tidak bisa menyiapkannya secara perlahan dan efektif. Mulailah dari langkah kecil, lakukan dengan konsisten, dan pilih metode yang paling sesuai dengan gaya belajar dan keseharianmu.
Disclaimer: Meskipun tips di atas dapat membantu persiapan IELTS di tengah kesibukan, tes ini tetap memerlukan waktu dan dedikasi untuk mencapai hasil yang maksimal. Belajar IELTS adalah proses yang memerlukan konsistensi, latihan, dan waktu. Tidak ada jalan pintas untuk mencapai skor terbaik—kesuksesan datang dengan usaha yang berkelanjutan.
Artikel Lainnya:

